Selasa, 29 September 2009

Sang Penjilat Imperialisme, SOEHARTO... (part II)

Perombakan Soeharto yang paling nyata adalah di bidang politik luar negeri. Setelah Soeharto berkuasa, Indonesia langsung memutuskan hubungan diplomatiknya dengan RRC karena RRC dianggap sebagai salah satu negara komunis di belakang G/30S PKI. Kebijakan politik luar negeri Indonesia berpihak pada AS karena Soeharto diangkat menjadi presiden oleh AS menggantikan Soekarno.

Maka tak heran jika pada 20 Mei 1998, kekuasaan Soeharto dicopot oleh Menlu AS, Madeline Albright karena perjanjian kontrak penguasaan Indonesia oleh rezim Imperialisme hanya 25 tahun sedangkan Soeharto memimpin hingga 32 tahun dan juga karena faktor sudah hilangnya rasa suka AS terhadap Soeharto.

Hanya dengan melalui sebuah SLI dari AS, Soeharto dengan rasa takut pada AS akhirnya meninggalkan jabatannya dan bukan atas desakan rakyatnya sebagaimana yang digembor-gemborkan selama ini dan ternyata sebenarnya kekuasaan Soeharto bukan lewat Supersemar yang sampai sekarang pun belum diketahui jelas apa isinya tetapi lewat Secret Operation, konspirasi antara dirinya dengan AS dan Yahudi.

0 komentar:


Free Blogspot Templates by Isnaini Dot Com and Porsche Cars. Powered by Blogger